Foto: tentangbekasi.com
Berempat.com

Sepekan terkahir media sosial diramaikan dengan pemberitaan terkait pengelolaan dan dana sampah Pemprov DKI Jakarta. Menanggapi isu tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun berang.

“Ini mau menyelesaikan baik-baik, dikomunikasikan, atau mau ramai di media? Kalau mau baik-baik, pertemuan-pertemuan itu datangi dan bawa datanya. Jangan malah ramai di media. Sudah gitu diramaikan yang bukan menjadi kewajiban kami pula,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Minggu (21/10).

Data dan pertemuan yang dimaksudkan Anies adalah tindak lanjut dari pertemuan Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi pada Februari lalu. Saat itu Pemkot Bekasi menginginkan adanya dana kemitraan dari Pemprov DKI di luar urusan sampah.

BUlan Mei lalu, Pemprov DKI meminta rincian bantuan beberapa proyek yang sudah diajukan oleh Pemkot Bekasi. “Saya baca proyek yang diminta. Proyek flyover Rawa Panjang nilainya Rp 188 miliar, proyek flyover Cipendawa nilainya Rp 372 miliar, pembangunan crossing Buaran Rp 16 miliar, peningkatan fasilitas penerangan jalan umum Kota Bekasi nilainya Rp 5 miliar,” ungkap Anies.

Anies menegaskan, dana kemitraan untuk pembangunan proyek tersebut adalah di luar perjanjian dana untuk sampah. Selain itu, proyek yang diajukan Pemkot Bekasi tidak disertai dengan rincian. Perincian baru datang tanggal 18 Oktober. Sudah diminta sejak bulan Mei.

“Dan perlu saya garis bawahi, dana yang diminta itu adalah dananya rakyat DKI Jakarta, bukan dananya gubernur. Kemarin tambahan minta Rp 2 triliun, ini bukan urusan persampahan, kalau persampahan sudah selesai kewajiban kita. Ini bukan masalah persampahan,” tegasnya.

Polemik yang terjadi saat ini dikatakan Anies adalah masalah APBD Kota Bekasi yang sebagian tanggung jawabnya dilimpahkan ke Pemprov DKI. Namun Pemkot Bekasi menyampaikan dengan isu sampah.

“Sehingga kesannya Jakarta punya masalah dengan sampah, tidak. Jadi kami tertib menjalankan semua yang menjadi kewajiban kami. Dan dengan senang hati bertemu. Kalau diceritain nanti malah jadi ramai, kalau saya ceritakan apa yang saya kerjakan lewat HP untuk berkomunikasi, tapi sudahlah, saya tidak mau memperpanjang itu,” imbuhnya.

Berempat.com