Foto: Fecebook/debby Anggaini
Berempat.com

Pasca Aksi Bela Tauhid Jumat (26/10) yang terjadi di berbagai daerah, aksi serupa akan kembali digelar Aksi Bela Tauhid 211 Jumat (2/11) besok.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) dan unsur lainnya, mengatakan aksi tersebut akan dipusatkan di depan Istana Kepresidenan Jakarta.

Seperti Aksi Bela Tauhid pekan lalu, Aksi besok juga akan dilangsungkan setelah salat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal. Setelah salat, massa akan longmarch ke depan Istana untuk menyampaikan tuntutannya.

“Rencananya aksi dari Istiqlal ke Istana. Sekitar Jalan Merdeka Barat atau Merdeka Utara,” ujar Anggota GNPF-Ulama, Damai Hari Lubis, Rabu (31/10).

Damai meminta massa Aksi Bela Tauhid tidak terprovokasi dan menjaga kebersihan di lokasi. Ia mengatakan, salah satu tuntutan aksi adalah meminta pembubaran Banser pasca-pembakaran bendera berkalimat Tauhid yang dinyatakan sebagai HTI di Garut, Jawa Barat.

“Salah satu tuntutannya Banser dibubarkan,” sebut Damai.

Jika memungkinkan, perwakilan massa akan masuk ke dalam Istana. Mereka ingin audiensi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya salah satunya yang diminta Ketum PA 212, Ustaz Slamet sebagai delegator,” kata Damai.
Berikut undangan Aksi Bela Tauhid 211 yang beredar di media sosial “

Bismillahirrohmanirrohim
Assalumu’alaikum warahamatullahi wabarakaatuh

Ayo Datang bersama sama dalam Aksi Bela Tauhid serta Parade Bendera Tauhid pada,
🗓 *Hari/Tgl :* Jum’at, 2 November 2018
🕗 *Pukul :* 13.00 – Bakda Jum’at – Selesai
📍 *Titik Kumpul:* Masjid Istiqlal Jakarta Pusat
🛣 *Rute* Masjid Istiqlal menuju Istana

Satu Bendera Engkau Bakar, Jutaan bendera akan kami kibarkan !
Menuju Aksi Bela Tauhid 211 – Istana Negara

Ketum GP Ansor yang menjadi induk Banser sebelumnya menanggapi tuntutan pembubaran Banser. Ia menghargai aspirasi yang berkembang di masyarakat.

GP Ansor siap menghadapi tuntutan pembubaran Banser dengan penjelasan terkait peristiwa yang melatarbelakangi tuntutan itu, yakni pembakaran bendera di Garut, Senin (22/10) kemarin. Lagipula, pembubaran organisasi harus melalui mekanisme formal yang diatur undang-undang.

Sementara itu, Polda Metro Jaya siap mengamankan kembali Aksi Bela Tauhid lanjutan di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat pada Jumat (2/10) besok.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, menuturkan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari penanggung jawab aksi tersebut.

Argo memperkirakan jumlah massa yang akan terlibat menyampaikan pendapat di muka umum itu mencapai 10.000 orang.

Argo berharap pengunjuk rasa menjaga keamanan dan ketertiban umum, serta mengikuti arahan dari petugas kepolisian

Sebelumnya, Aksi Bela Tauhid juga digelar Jumat (26/10) pekan lalu di depan Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat yang salah satu tuntutannya meminta Banser dibubarkan. Selain di Jakarta, aksi serupa digelar di Bandung, Sukabumi, hingga Samarinda.

Foto: telusur.id
Berempat.com