Berempat.com

Reuni Aksi 212 yang akan digelar Minggu, 2 Desember 2018 besok akan dihadiri 4 jutaan umat dari seluruh Indonesia. Menyambut reuni yang akan digelar di Monas mulai pukul 3 dini hari hingga pukul 12 siang, imam besar FPI Habib Rizieq Syihab berharap reuni berjalan sukses dan lancar.

Melalui akun Front TV di YouTube pada Kamis (29/11) Rizieq menyampaikan Reuni 212 bukan sekadar nostalgia, tapi juga konsolidasi melawan kezaliman.

Ada 7 permintaan yang disampaikan Rizieq melalui video tersebut:

Pertama, Rizieq ingin umat Islam hadir di reuni 212, Minggu, 2 Desember 2018. Seluruh pimpinan masjid dan pesantren, tokoh ormas, hingga akademisi, dokter hingga pengusaha, petani hingga artis juga diajaknya. Bahkan TNI dan Polri juga diajaknya.

“Kepada segenap umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia yang saya cintai, saya serukan untuk hadir ke acara reuni akbar mujahid dan mujahidah 212 di Monas Jakarta,yang juga merupakan reuni akbar pejuang 212 dari seluruh elemen bangsa Indonesia,” kata Rizieq dalam tayangan itu.

Kedua, Rizieq meminta agar para peserta reuni menjaga kebersihan dan kenyamanan. Ini penting untuk mewujudkan kedamaian di aksi reuni.

“Ayo jaga reuni akbar 212 agar tetap bersih dan tertib, aman, nyaman, tenang, dan senang, sehingga tetap menjadi reuni yang super damai, insyaallah,” kata Rizieq.

Ketiga, Rizieq berpesan agar para peserta tidak berkata kasar selama reuni. Peserta tidak diperkenankannya mengganggu orang lain dan merusak tanaman.

“Jangan ganggu orang lain, jangan rusak taman dan tanaman, jangan buang sampah sembarangan, jangan berkata kasar atau kotor, jangan buat kemaksiatan dan kemungkaran,” kata Rizieq.

Keempat, semua peserta harus menghormati aparat keamanan sembari menjaga para habaib dan ulama.

Kelima, dia meminta peserta mengibarkan bendera Indonesia sekaligusKbendera tauhid. “Ingat, hormati aparat keamanan, jaga para habaib dan ulama, perbanyak zikir dan selawat. Kibarkan bendera Merah Putih dan kibarkan sejuta bendera tauhid dalam aneka warna,” kata Rizieq.

Keenam, Rizieq meminta agar para laskar menjaga keamanan acara. Dia meminta agar tak ada yang merusak acara.

“Saya ingatkan kepada semua pihak agar jangan ada yang menggembosi, apalagi merusak acara reuni 212. Dan kepada segenap laskar dan pendekar, serta jawara dan sakera, wajib waspada dan siaga untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Rizieq.

Ketujuh, pemilik gedung di sekitar Monas diminta membuka gedungnya. Ini adalah bentuk kerja sama.

“Kepada para pemilik gedung di sekitar Monas dan sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin, kami ajak untuk membuka gedung-gedung mereka agar bisa bekerja sama dan membantu para peserta reuni akbar 212 yang datang dari berbagai daerah,” kata Rizieq.

Terkait rencana aksi reuni 212, polisi telah mempersiapkan 20.000 personel gabungan untuk mengamankan aksi ini. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, saat ditemui di kawasan Monas Jakarta. Polisi juga akan menutup sejumlah ruas jalan di Jakarta karena adanya beberapa aksi besar, yakni aksi maulid nabi, reuni aksi 212 hingga hari bebas kendaraan bermotor.

Berempat.com