Berempat.com

Sempat dilarang menggelar aksi Tablig Akbar 212 di Gladak, Solo, Jawa Tengah, namun massa yang hadir justru makin ramai. Padahal ada ultimatum dari Satpol PP agar membubarkan diri pukul 09.00 WIB, massa aksi

Mereka hadir dengan membawa atribut salah satunya bendera berlafal kalimat tauhid memadati Jalan Slamet Riyadi, Gladak, Solo Minggu (13/1).

Acara ini diminta bubar pukul 09.00 WIB karena tidak ada izin dari pihak kepolisian. Namun panitia Tablig Akbar 212 di Solo menyebut sudah memberitahu pihak kepolisian dan mengaku tak perlu minta izin.

Satpol PP Solo menjelaskan, acara tersebut harus bubar pukul 09.00 sesuai dengan amanat Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perhubungan. Apalagi, acara itu dihelat di area yang biasanya digunakan untuk Car Free Day.

“Sabtu malam koordinasi dengan panitia. Boleh tablig akbar tapi tidak ada panggung. Itu pun sampai pukul 09.00 WIB sesuai giat CFD tiap Minggu. Namun kali ini CFD libur. Kalau melebihi batas waktu minta aparat bubarkan acara,” kata Kepala Bidang Ketertibam Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Solo Agus Siswo Riyanto di lokasi.

Berempat.com