Berempat.com

Semakin sulitnya likuiditas pemerintah membuat sejumlah petinggi negara memutar otak memaksimalkan dana masyarakat demi roda perekonomian terus berputar.

Infrastruktur adalah program pemerintah Jokowi yang sedang digenjot. Besarnya utang yang yang telah diserap pemerintah rupanya masih tak cukup juga. Tak heran pemerintah menggunakan dana haji hingga BPJS Kenetanagerjaan untuk menambal kekuranagn dana untuk pembangunan infrastruktur.

Bukan hanya itu, pemerintah juga mulai kepincut dengan potensi zakat sebesar 2,5% yang bisa dipotong dari gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Konon dalam setahun jumlahnya bisa mencapai  Rp 232 triliun. Sementara hingga akhir 2018.

“Potensi zakat yang besar di Indonesia harus bisa kita maksimalkan,” ujar Jokowi saat menemui Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kamis (16/05/2019).

Jokowi mendorong penggunaan teknologi digital untuk proses pengumpulan dan penyaluran zakat. “Ke depan saya harapkan, dalam pengumpulan dan penyaluran zakat ini akan terintegrasi dengan digital dan database zakat,” terang Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan akan kembali mempertimbangkan pembuatan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembayaran zakat Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kalau dianggap sudah perlu ya dorong ke meja saya, tergantung pak Menteri Agama (Menag),” jelas Jokowi.

Ketua Baznas Bambang Sudibyo menyatakan wacana mengenai pembuatan Perpres Zakat ASN telah lama bergulir. Pembuatan perpres itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah zakat yang dikumpulkan. Hingga akhir 2018, Baznas menyebut zakat yang terkumpul hanya Rp8,1 triliun pada 2018.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pada intinya dana itu akan dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat umum, tidak hanya Muslim. “Apakah infrastruktur? Sangat tergantung dari lembaga BAZNAS untuk dana pendayagunaan ekonomi masyarakat produktif banyak sekali,” ujar Lukman
BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) non-pemerintahan, dapat menyalurkan bantuan untuk dunia pendidikan seperti: membangun pondok pesantren, sekolah, madrasah, memberikan beasiswa. Untuk kegiatan sosial dengan membangun perekonomian masyarakat, termasuk untuk para korban musibah bencana alam banjir dan gempa bumi. Serta dialokasikan untuk mendirikan Rumah Sakit.

Follow kami di Instagram: tirtoid | Twitter: tirto.id

Berempat.com