Kavin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat menjalani laga ekshibisi di hall Bulutangkis Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11/2017).(dok. Kemenpora)
Berempat.com

Berkabar.id – Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon enggan terbebani menjelang Super Series Masters Finals di Dubai. Mereka tak dihantui hasrat mencetak gelar ketujuh.

Kevin/Marcus memiliki peluang untuk mengukir rekor di Masters Finals mulai 13-17 Desember. Ganda putra terbaik dunia itu memiliki kans untuk menjadi kontestan pertama dengan gelar super series BWF terbanyak satu musim.

Seperti diketahui, sejak awal 2017 hingga saat ini, Kevin/Marcus telah meraih enam gelar juara super series. Yakni didapatkan secara beruntun di All England, India dan Malaysia, kemudian berlanjut Jepang serta China dan Hong Kong. Jumlaj gelar tersebut setara dengan koleksi koleksi Lee Yong Dae/Yoo Yeon Sheong dari Korea.

Namun, Kevin/Marcus memilih untuk menikmati sukses dari Hong Kong lebih dulu. Mereka juga enggan menyepelekan lawan yang akan dihadapi di Dubai nanti.

“Ini kan juga baru pulang (dari Hong Kong). Saya sih semoga dijauhkan dari cedera dan melakukan yang terbaik. Gelar ketujuh (super series dalam semusim) nggak pernah berpikir terlalu jauh. Saya hanya perlu melakukan yang terbaik. Selama masih dikasih kesempatan kenapa nggak,” kata Kevin kepada pewarta, Selasa (28/11/2017).

“Semua lawan berat, sebab yang tampil adalah pemain peringkat pertama sampai delapan. Kalau bisa milih sebaiknya jangan ketemu semua pemain itu. Langsung juara saja, he he he,” Kevin berkelakar.

Senada dengan Kevin, Marcus tidak terduga untuk menyiapkan diri secara berlebihan menuju Dubai. Meski demikian, ia mengakui Masters Finals menawarkan tantangan yang menggiurkan; akhiri paceklik gelar Indonesia dan hadiah yang cukup besar, mencapai Rp 1,1 miliar untuk ganda putra.

“Pasti kita kepengen untuk menjadi juara karena tahun lalu Indonesia tanpa gelar, cuma nggak perlu harus merasa saya harus juara. Buat saya yang penting lakukan yng terbaik, fokus satu demi satu pertandingan,” kata Marcus.

“Jangan dijadikan beban, jadi nggak terlalu mikirin, enjoy, dan happy. Soal hadiah pasti kepengen, tapi kan kalau terlalu kepengen banget juga tidak baik,” dia menambahkan.

Berempat.com