Berkabar.id – Di pertandingan matchday 6 Grup D Liga Champions 2017-18 mempertemukan Barcelona melawan Sporting Lisbon. Pertandingan yang dilangsungkan di Estadio Camp Nou pada hari Rabu (06/12).

Barcelona tak mengalami kesulitan berarti meski menurunkan banyak pemain pelapis mereka. Gol Paco Alcacer dan gol bunuh diri Jeremy Mathieu membawa Barcelona meraih kemenangan 2-0.

Ernesto Valverde mengakui bahwa Barcelona musim ini memberikan tanggung jawab yang lebih besar pada Lionel Messi untuk memimpin alur serangan mereka di lini depan.

Barca sendiri sudah memastikan lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup sebelum laga dimulai dan mereka baru memasukkan sang megabintang, Messi, di babak kedua, tepatnya di menit ke-61.

Sebelum Messi masuk, lini depan Blaugrana yang dipimpin oleh Luis Suarez tampak kesulitan untuk mendobrak lini belakang yang digalang oleh tim asuhan Jorge Jesus.

Valverde lantas mengatakan di FFT: “Anda selalu berpikir bahwa dengan adanya Messi, semua akan menjadi lebih baik.”

“Kami tahu bahwa kehadiran Leo membuat aliran bola di lini serang kami menjadi lebih lancar. Itu karena kemampuannya dalam menuntaskan peluang dan kemampuannya dalam mengatur serangan serta memberikan kejelasan dalam definisi permainan,” sambung Valverde.

“Dia juga bisa melihat ruang dan mengumpan ke area yang tak dilihat oleh pemain lainnya,” katanya lagi.

Messi sudah tampil lima kali di ajang Liga Champions musim ini dengan gelontoran tiga gol. Raihan itu menjadi tidak berarti jika melihat Ronaldo yang sudah mencetak delapan gol dari lima pertandingan, yang membuatnya menjadi top skor Liga Champions musim ini.

Messi lebih baik dari Ronaldo?

Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid) kembali bersaing untuk meraih gelar Ballon d’Or 2017. Ronaldo menjadi favorit, karena berhasil meraih gelar Liga Champions kedua kalinya dalam dua tahun terakhir.

Dikutip Berkabar.id dari fourfourtwo, Ronaldo akan meraih gelar Ballon d’Or untuk kelima kalinya jika nanti berhasil meraihnya. Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli menyatakan, Messi adalah pemain terbaik, meski Ronaldo seorang pesepakbola luar biasa.

“Ronaldo adalah pemain luar biasa, dan Messi adalah pemain terbaik dalam 10 tahun terakhir. Ini pendapat pribadi saya,” kata Sampaoli.

“Saya melihat berdasarkan statistik, jumlah gol, assist dan style. Namun ada beberapa pemain di bawah mereka yang baik, Luis Suarez (Barcelona), Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain) atau Ousmane Dembele (Barcelona),” tambah mantan pelatih Sevilla ini.

Sementara itu, satu-satunya yang masih menjadi ganjalan bagi Messi adalah ia belum pernah meraih trofi bersama timnas Argentina. Sedangkan Ronaldo telah memberikan trofi Piala Eropa 2016 bersama Portugal.

“Messi telah bermain di Eropa selama 10 tahun. Mencetak 500 gol di sepak bola Eropa. Jadi tidak harus memenangkan piala dunia untuk menjadi pemain terbaik,” jelas Sampaoli.

Menjelang Ballon d’Or, Messi akan berhadapan lagi dengan Ronaldo

Gala Ballon d’Or 2017 akan digelar pada 7 Desember besok di Paris, Prancis. Hajatan milik France Football itu dinilai sebagai lambang paling prestisius terhadap pengakuan kemampuan individu seorang pemain.

Tak bermaksud meremehkan 28 nominator yang lain, persaingan tahun ini bisa dikerucutkan, yang lagi-lagi, hanya melibatkan Messi dan Ronaldo.

Tahun ini persaingan Messi dengan Ronaldo bisa dibilang lebih menarik dibanding edisi-edisi sebelumnya. Kedua pemain bergantian menampilkan performa terbaiknya.

Ronaldo mendominasi separuh pertama tahun 2017 ini. Dia mengantar Real Madrid menjadi klub pertama yang mempertahankan title Liga Champions. Ronaldo juga memberi El Real title La Liga.

Di paruh kedua tahun ini Messi gantian yang superior. Lihatlah statistiknya di seluruh kompetisi musim ini: 17 gol dan 6 assist dari 21 pertandingan di semua kompetisi. Messi juga jadi pahlawan Argentina lolos ke Piala Dunia 2018 dengan hat-trick yang dia lesakkan di laga pamungkas. Untuk dicatat juga, Messi saat ini menjadi pemain paling subur di sepanjang tahun kalender 2017.

Editor: R. Shandy