Berkabar.id – Pep Guardiola dipusingkan dengan diragukannya gelandang kreatif David Silva menjalani derby Manchester. Silva memang diragukan tampil membela The Citizens saat menjalani derby Manchester pertama di musim ini yang akan berkunjung ke markas Manchester United di Old Trafford, akhir pekan ini. Gelandang asal Spanyol itu mengalami masalah kebugaran setelah membantu timnya meraih kemenangan penting atas West Ham United.

Silva bahkan diragukan tampil saat City menjalani babak penyisihan grup Liga Champions menghadapi Shakhtar Donetsk, Kamis (7/12) dini hari nanti. Tetapi prioritas utama Guardiola adalah memenangi derby nanti.

Keinginan Guardiola bisa dimengerti karena The Citizens tentunya ingin menjaga keunggulan di klasemen Premier League musim ini tanpa pernah kalah sekali pun. Mereka unggul delapan angka atas MU yang terus menguntit selaku runner-up.

Situasi ini tentu saja membuat pening Guardiola sebelum menghadapi MU, terlebih Kevin de Bruyne dipastikan tak tampil karena larangan bertanding. “David Silva memiliki sedikit masalah. Saya tidak tahu apakah dia akan pulih akhir pekan ini,” ujar Guardiola seperti dilansir Soccerway.  “Semoga dia bisa bermain pada hari Minggu,” sambung Guardiola berharap.

“Kami hanya bermain untuk memenangkan pertandingan. Saya meyakinkan Anda, cepat atau lambat kami akan kalah. Tapi keesokan harinya kami akan pulih. Saya bisa menjanjikan Anda bahwa kami akan mencoba untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Laga ke-100 Guardiola sebagai pelatih di Liga Champion

Namun sebelum memenuhi ambisi di Old Trafford nanti, Guardiola akan mengalihkan fokus menghadapi Donetsk terlebih dahulu. Apalagi, pertandingan itu menjadi laga ke-100 dirinya sebagai pelatih di Liga Champions.

Kedua tim memiliki misi berbeda dalam pertandingan nanti. Manchester City sebagai pemuncak grup sudah tidak mungkin turun peringkat.

The Citizens meraih nilai sempurna dari lima pertandingan awal Liga Champions. Pasukan Pep Guardiola unggul enam poin dari Shakhtar Donetsk yang berada tepat di bawahnya.

Dengan demikian, Guardiola kemungkinan tidak akan menurunkan kekuatan terbaik. Apalagi, Manchester City harus menghadapi Manchester United pada laga Premier League akhir pekan nanti.

Meski tanpa beberapa pilar, Manchester City tetap memiliki pemain-pemain berpengalaman. Yaya Toure, Ilkay Gundogan, hingga Danilo bisa mendapat kesempatan sejak menit pertama.

Sementara itu klub asuhan Paulo Fonseca sedang berada di urutan kedua dengan raihan sembilan poin. Shakhtar Donetsk terpaut tiga poin dari Napoli yang juga mengincar kemenangan atas Feyenoord.

Bila kalah dari Manchester City, Shakhtar Donetsk bisa mengubur mimpi lolos ke fase gugur, andai Napoli menang atas Feyenoord. Pasalnya, Shakhtar Donetsk dan Napoli akan memiliki nilai sama. Shakhtar Donetsk kalah head to head dari Napoli.

Oleh karena itu, Shakhtar Donetsk bakal tampil dengan kekuatan terbaik. Hanya saja, pemain paling berpengalaman di tim, Darijo Srna harus absen dan posisinya bakal diisi Ivan Petryak.

Shakhtar Donetsk berharap kepada tuah markas pinjaman mereka, Oblasny SportKomplex Metalist saat menjamu Manchester City dini hari nanti. Dalam dua laga terakhir di Liga Champions, Shakhtar Donetsk terus meraih poin penuh.

“Ini angka yang bagus, karena saya banyak terlibat dalam kompetisi yang luar biasa ini. Semoga saya bisa menikmati ini lebih lama lagi,” kata Guardiola. “Kami bermain bagus, tapi bukan berarti kami akan maju untuk memenangkan kompetisi. Yang terpenting adalah bulan lalu kami baik-baik saja. Kami percaya dengan apa yang bisa kami lakukan,” paparnya.

Editor: R. Shandy