Berkabar.id – Rekor impresif Manchester City akhirnya ternoda. Mereka akhirnya menuai kekalahan untuk pertama kalinya di Liga Champions musim ini setelah tumbang dari Shakhtar Donetsk 1-2 di Stadion Oblasny Sport Komplex Metalist, Ukraina, Kamis (7/12) dini hari tadi.

Man City harus menuai malu setelah Bernard mencetak gol Shakhtar pada menit ke-26, disusul gol Ismaily pada menit ke-32. Sementara The Citizens bisa memperkecil keadaan melalui penalti Sergio Aguero pada masa injury time.

Kekalahan itu memang tak memengaruhi fakta bahwa City tetap sebagai juara grup dan berhak lolos ke babak 16 besar. Tapi kekalahan itu membuat The Citizens tak bisa mengemas kemenangan sempurna di babak penyisihan grup.

Pelatih Manhester City dengan alibinya mengatakan bila ia lebih memilih memprioritaskan derby Mancester di akhir pekan ini yang harus betandang ke markas Manchester United di Old Trafford, Minggu (10/12) pekan ini.

Manchester City yang masih menyandang status sebagai tim yang tak terkalahkan di Liga Inggris musim ini. Tim asuhan Pep Guardiola ini telah membukukan 14 kemenangan dan sekali hasil imbang, hingga memuncaki klasemen dengan raihan 43 poin. Mereka berjarak delapan angka dari MU yang ada di posisi kedua klasemen.

Mungkin alasan itu bisa dimaklumi karena Guardiola pastinya tak ingin kehilangan poin saat menjalani duel tersebut. Pelatih asal Spanyol ini akan berusaha keras menjaga kans timnya tetap menguasai klasemen Premier League musim ini. The Citizens kini memimpin klasemen dengan perolehan 43 poin, unggul delapan angka atas MU selaku runner-up.

“Prioritas kami saat ini adalah MU dan kami tak bisa mengabaikannya. Pertandingan itu sangat penting bagi kami,” ungkap Guardiola, seperti dilansir ESPN.

Manchester City yang menyipan pemain utamanya agar tetap bugar untuk mengahadapi Manchester United di Old Trafford, menjadikan alasan pasukan Pep Guardiola menjadi kalah dari jawara Ukraina tersebut.

Manchester City kemungkinan akan memainkan laga Derby Manchester lawan rival sekota, Manchester United dalam lanjutan Liga Primer Inggris pada akhir pekan ini tanpa David Silva dan Kevin De Bruyne yang terkena akumulasi kartu.

Namun kekalahan itu membuat menghentikan 20 kemenangan beruntun yang didapat City. Itu juga menjadi kekalahan pertama City dalam 29 pertandingan terakhir mereka. City sebelumnya tak pernah kalah sejak disingkirkan Arsenal di semifinal Piala FA musim lalu pada bulan April.

Laga melawan Manchester United bisa jadi kesempatan yang sangat baik untuk langsung kembali ke jalur kemenangan. Selain itu, kemenangan di Old Trafford akan menjauhkan City dari kejaran MU di klasemen sementara Premier League. City sejauh ini masih unggul delapan poin atas rivalnya itu.

“Saya berharap kami bisa menang pada akhir pekan. Ini adalah pertandingan yang sangat penting untuk kami,” kata gelandang serang City, Bernardo Silva, di situs resmi klub.

Pada pertemuan musim lalu, City mengalahkan MU dengan skor 2-1 di Old Trafford. Pemain MU, Juan Mata, tahu City sedang tampil impresif. Oleh karena itu, dia mengharapkan dukungan luar biasa dari para pendukung yang hadir di stadion.

Mata mencontohkan bahwa pertandingan melawan City di Piala Liga Inggris musim lalu, sebagai laga idamannya. MU mampu memetik kemenangan 1-0, hingga akhirnya menjadi juara.

“Laga derby selalu spesial. Saya ingat betul laga derby terakhir melawan Manchester City di Old Trafford–musim lalu di ajang Piala Liga Inggris,” kata Mata di blog pribadinya.

“Itu merupakan kemenangan penting karena membuat kami terus melaju di kompetisi dan pada akhirnya menjadi juara di Wembley. Dalam hal ini, Premier League, dan melihat hasil akhir yang didapat oleh City sejauh ini, pertandingan akan menuntut performa bagus untuk memetik kemenangan.”

“Bermain di Old Trafford akan memberi kami ekstra kekuatan, dan saya yakin bahwa atmosfer di stadion akan luar biasa,” tambahnya.

Editor: R. Shandy

2 KOMENTAR

Comments are closed.