Penggawa Fiorentina, Davide Astori meninggal dunia pada Minggu (4/3). (Sumber tertera)
Berempat.com

Berkabar.ID – Awan duka tengah menyelimuti sepak bola Italia setelah kapten Fiorentina, Davide Astori meninggal secara mendadak pada Minggu (4/3) pagi waktu setempat. Astori meninggal di usia yang relatif muda, 31 tahun.

Melansir dari Daily Mail, Minggu (4/3), Astori diketahui meninggal dunia setelah ditemukan tak bernyawa oleh rekan satu timnya di kamar hotel di Udine. Kabarnya, rekan satu timnya terpaksa harus mendobrak pintu kamar Astori karena tak kunjung turun untuk ikut sarapan dan tak menjawab panggilan masuk ke telponnya.

“Anak itu (Astori) tidak muncul untuk sarapan bersama tim pada pukul 09.30 dan dia biasanya yang pertama tiba,” ujar juru bicara Fiorentina Arturo Mastronardi.

Kedatangan Fiorentina ke Udine tak terlepas dari persiapan jelang pertandingan Serie A di Giornata 27 yang harus menghadapi Udinese.

Arturo melanjutkan, karena tak seperti biasanya rekan setimnya pun pergi memeriksanya. Namun, sayangnya, mereka sudah menemukan Davide Astori tak bernyawa di atas tempat tidurnya. Baik klub maupun rekan setimnya belum mengetahui penyebab kematian sang kapten.

Para pendukung Cagliari yang sudah menanti klub kebanggaan mereka bertanding melawan Genoa mulai beranjak pergi meninggalkan stadion saat mendengar berita meninggalnya Davide Astori. (Sumber tertera)

Meninggalnya Davide Astori membuat federasi sepak bola Italia memutuskan untuk menunda laga antara Fiorentina dengan Udinese. Bahkan pertandingan Genoa melawan Cagliari yang tinggal menghitung jam juga terpaksa ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Astori diketahui meninggalkan Francesca yang tak lain istrinya dan anak perempuan yang baru berusia dua minggu.

Davide Astori bersama sang istri, Francesca. (Sumber tertera)

Ucapan Kabar Duka dari Berbagai Klub dan Pemain

Kabar kematian Davide Astori yang mendadak ini tentu memberikan pukulan telak bagi klub-klub di Italia, terutama Fiorentina, AC Milan, dan Cagliari. Fiorentina sendiri merupakan tim yang sedang dibela oleh Davide saat ini, sedangkan AC Milan merupakan klub yang pernah menempanya dulu saat masih di akademi, kemudian Cagliari menjadi klub yang pernah disinggahinya sebelum kemudian berlabuh ke Fiorentina.

Beberapa klub di Italia pun mengungkapkan rasa kehilangan atas meninggalnya Davide Astori melalui media sosial.

 

Bahkan klub di luar Italia, seperti Chelsea dan Liverpool turut mengucapkan belasungkawa.

Para pemain sepak bola pun turut merasakan kehilangan Davide. Terutama bagi yang pernah bertanding dengannya, baik sebagai rekan maupun lawan.

Selamat jalan Davide Astori, namamu sudah terukir dalam sejarah sepak bola Italia.

Selamat jalan Davide Astori. (Sumber tertera)
Berempat.com