Arsenal mampu taklukan AC Milan 0-2 di San Siro, Jumat (9/3) dini hari WIB. (arsenal.com)

Berkabar.ID – AC Milan rupanya harus takluk di markas sendiri saat menjamu Arsenal pada leg pertama Liga Europa, Jumat (9/3) dini hari WIB. Anak asuh Gattuso yang sempat tampil superior di Serie A dalam 13 pertandingan terakhir tanpa kekalahan kini mesti mengakui kehebatan Arsenal dengan skor akhir 0-2.

AC Milan sebetulnya tak bermain buruk. Pertandingan bahkan sudah berjalan sengit sengak peluit dibunyikan. Namun, sayangnya, Arsenal punya Mkhitaryan yang mampu menjebol gawang I Rossoneri saat pertandingan baru berjalan 15 menit. Gol tercipta bermula dari umpan Mesut Oezil yang mampu diselesaikan dengan baik lewat sepakan keras oleh Mkhitaryan. Bola pun meluncur deras hingga tak mampu dibendung Donnarumma.

AC Milan berusaha mengejar, namun anak asuh Gattuso justru kembali kebobolan menjelang turun minum. Oezil kembali menjadi kreator serangan Arsenal yang memberikan umpan kepada Aaron Ramsey. Bola pun kembali dimaksimalkan dengan baik hingga tercipta gol. Arsenal unggul 2 gol dari tuan rumah hingga turun minum.

Gattuso tak bergeming, memasuki paruh kedua strategi baru coba diramunya. Tiga kesempatan pergantian pemain tak ada yang disia-siakan Gattuso. Namun, sayang, jawara Liga Champion tujuh kali ini tak mampu mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir berbunyi. AC Milan tunduk di markasnya sendiri.

Kemasukan dua gol di markas sendiri tentu menjadi pekerjaan yang berat bagi AC Milan bila ingin melaju ke perempat-final. Harus menang 3-0 atau memiliki selisih 3 gol di London menjadi kewajiban bagi skuat Gattuso.

Hasil yang Berharga Bagi Arsene Wenger

Arsene Wenger tengah berada di posisi sulit di Arsenal saat ini karena fans mendesak manajemen Arsenal agar memecat dirinya. (TheSun)

Mampu mencetak dua gol tanpa kebobolan membuat langkah Arsenal untuk melaju ke babak perempat-final Liga Europa lebih ringan. Hasil seri saja pada leg kedua di London sudah cukup membuat The Gunners melangkah lebih jauh. Karena itu, kemenangan dua gol tanpa balas di San Siro merupakan hasil yang berharga bagi Arsenal dan Arsene Wenger.

“Ini kemenangan penting setelah beberapa pekan yang buruk. Secara keseluruhan sangat penting untuk menang, tapi kami belum lolos. Kami harus menyelesaikan pekerjaan di kandnag. Saya senang dengan semangat dan respons yang diberikan tim,” ujar Arsene Wenger kepada BT Sport usai pertandingan, seperti dilansir oleh Football-Italia.

Kemenangan ini tentu bisa sedikit menghapus rasa kesal fans Arsenal kepada Wenger. Pasalnya, dua kekalahan beruntun yang didapat Arsenal di liga membuat fans meneriakkan agar pelatih yang telah menangani Arsenal selama 22 tahun itu hengkang. Seruan Wenger Out bahkan meraja di media sosial.

Setelah kekalahan beruntun saat menghadapi Manchester City dan Brighton membuat legenda Arsenal, Campbell angkat bicara. Di tengah-tengah seruan para fans yang meminta Arsene Wenger didepak, mantan penggawa Arsenal itu justru mengatakan bahwa Arsene Wenger berhak mendapatkan satu kesempatan  terakhir.

“Saat mencoba menyelamatkan musim ini di Liga Europa,” ujarnya. Dan dengan mampu membawa Arsenal menekuk AC Milan di San Siro setidaknya membuat napas Wenger bisa lebih panjang.