Getty Images
Berempat.com

Presiden Juventus Andrea Agnelli meminta agar Liga Champions mulai menerapkan teknologi video asisten wasit (VAR) secepatnya.

Agnelli kesal karena merasa timnya dirugikan wasit seperti yang terjadi di leg kedua babak delapan besar Liga Champions melawan Real Madrid, Kamis (12/4) dini hari WIB tadi.

Seperti diketahui, Juventus yang kalah 3-0 buah dari pertemuan pertama justru tampil ganas di markas Madrid, dengan mereka mencetak tiga gol balasan lewat brace Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi.

Meski begitu, keputusan kontroversial dikeluarkan wasit Michael Oliver yang memberi hadiah penalti kepada tuan rumah di menit-menit akhir setelah melihat Medhi Benatia melanggar Lucas Vazquez, belum lagi ia mengeluarkan kartu merah untuk Gianluigi Buffon karena dianggap melakukan protes berlebihan.

Adapun penalti itu mampu dituntaskan oleh Cristiano Ronaldo menjadi gol, selagi Agnelli hanya bisa meratapi nasib timnya dan menuntut agar segera dilakukan perbaikan karena wasit dianggap kerap merugikan tim-tim Italia.

“Kami harus tetap kalem dan menganalisis situasinya,” kata Agnelli kepada Mediaset Premium. “Saya melihat banyak negara yang menerapkan VAR dan saya melihat banyak insiden yang merugikan tim-tim Italia akhir-akhir ini, seperti pelanggaran pada [Juan Cuadrado], Milan di markas Arsenal dan Juve malam ini, yang membuktikan bahwa kita sangat membutuhkan VAR di Liga Champions.

“Ini bukan soal satu atau dua poin, namun ini tentang lolos ke putaran berikutnya dari turnamen masif yang bisa menghadirkan banyak uang dan kebanggaan. Kita tidak boleh membiarkan insiden seperti ini terjadi.

“Untuk sejumlah alasan, mereka yang menunjuk wasit (UEFA) sedang mencoba untuk membuktikan secara ilmiah bahwa mereka tidak bias dan terus menugaskan wasit untuk merugikan klub-klub Italia,” imbuh Agnelli.

Sumber: Goal.com

Berempat.com