goal

Klub-klub Liga Primer Inggris telah memutuskan untuk menolak penggunaan teknologi video asisten wasit (VAR) secara penuh mulai musim depan.

Penggunaan VAR di ranah Inggris sebenarnya sudah mulai coba diterapkan di ajang Piala FA dan juga final Piala Liga, dengan beragam hasil yang muncul.

Kritikan pun merebak, tentang adanya waktu yang terbuang ketika wasit melakukan tinjauan ulang sebelum mengambil keputusan akhir yang terkadang masih bisa diperdebatkan.

VAR sudah sepenuhnya digunakan di beberapa liga ternama seperti Serie A Italia dan Bundesliga Jerman. Liga Primer sendiri tak sepenuhnya menolak, namun bakal menerapkannya dalam berbagai percobaan sepanjang musim 2018/19.

“Klub-klub Liga Primer hari ini menyepakati kelanjutan masa percobaan dari teknologi VAR untuk musim 2018/19,” demikian bunyi pernyataan resmi Liga Primer, Jumat (13/4).

“Keputusan ini datang setelah diskusi luas tentang perkembangan VAR selama masa percobaan di sepakbola Inggris dan mempelajari kunci bagaimana banyak kompetisi yang sudah menggunakannya.”

Jurgen Klopp adalah salah satu yang sepakat dengan keputusan ini, setelah melihat kekalahan Liverpool dari West Bromwich Albion di babak keempat Piala FA musim ini diwarnai dengan penundaan akibat VAR.

“Satu-satunya pengalaman yang saya miliki adalah saat laga melawan West Brom dan itu sangat menarik. Kami semua sepakat bahwa itu [VAR] memakan banyak waktu sebelum memengaruhi keputusan,” ujarnya.

“Di Jerman, itu sudah tenteram. Itu membutuhkan waktu dan juga demikian di Inggris apabila mulai menggunakannya. Saya tak tahu apakan itu akan menjadi solusi sempurna atau tidak.”

“Dalam banyak momen, Anda akan suka menggunakannya, tapi terkadang bisa juga menderita karena tak ada VAR. Saya lebih suka adanya keputusan yang tepat, tapi itu [VAR] harus dikoreksi sebelum diterapkan. Bukan waktu yang tepat untuk saat ini.”

Sumber: Goal.com