Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi berdiskusi dengan mekanik Yamaha sebelum latihan bebas kedua di Sirkuit Jerez, Spanyol, Jumat (4/5/2018). [AFP/Javier Soriano]
Berempat.com

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi tak puas dengan performa Yamaha YZR-M1 dalam dua sesi latihan bebas (free practice/FP) di Sirkuit Jerez, Spanyol, Jumat (4/5/2018).

The Doctor—julukan Rossi—memulai sesi latihan bebas (FP) dengan cukup baik saat menempati posisi keenam di FP1. Namun, kelemahan motor Yamaha terlihat saat Rossi hanya mampu menempati posisi kesembilan di FP2, dengan catatan waktu 1 menit 39,248 detik.

“Ini hari yang sulit. Di sesi latihan bebas pertama, dengan temperatur lintasan yang lebih dingin, performa motor dan ban cukup baik. Namun di sore hari (saat FP 2), suhu lintasan lebih panas dan kami cukup menderita. Saya tak senang dengan keseimbangan motor ini,” ungkap Rossi seperti dilansir GPone, Sabtu (5/5/2018).

Menurut sembilan kali juara dunia tersebut, kuda besi tunggangannya tak cukup cepat jika dibandingkan lima atau enam pebalap lain saat latihan bebas. Aspal baru di Jerez pun dirasa tak cukup membantu.

“Lima atau enam pebalap di depan punya kecepatan lebih dibanding kita. Lintasan ini terkenal sering membuat ban tergelincir. Aspal baru sedikit membantu, tapi tak cukup dan kita berjuang cukup keras di area itu,” ujarnya.

Rossi menilai, pemilihan ban amat penting di lintasan seperti Jerez. Dirinya merasa cukup kesulitan karena ban belakang Yamaha M1 tak mendapat cengkraman yang cukup.

“Ban belakang cukup banyak tergelincir, dan setelah beberapa lap saya harus memperlambat laju motor,” kata Rossi.

Valentino Rossi masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki setelan motornya sebelum seri keempat MotoGP Spanyol ini dihelat pada, Minggu (6/5/2018).

Pebalap yang identik dengan nomor 46 itu masih memiliki dua sesi latihan bebas pada Sabtu siang, sebelum dilanjutkan dengan sesi kualifikasi.

Sumber: Suara.com

Berempat.com