Istora Senayan Jakarta (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya melarang penggantian nama Istora Senayan menjadi Blibli Arena. Imam mengatakan, hal ini karena Istora Senayan merupakan aset negara yang punya nilai sejarah tinggi.

Sebelumnya, Imam mengatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan adanya perubahan nama Istora Senayan. Hanya saja, Imam ingin agar nama Istora Senayan tetap disematkan apabila nantinya gelanggang olahraga yang berdiri sejak tahun 1962 itu resmi berganti nama.

Namun, setelah mempertimbangkan lebih lanjut, Imam memutuskan untuk melarang rencana pergantian nama itu.

“Jangan diubah. Karena Istora Senayan ini dibiayai oleh APBN, maka namanya harus tetap Istora Senayan. Nggak bisa (diubah, Red),” ujar Imam, Selasa (15/5).

Imam menuturkan bahwa jika pihak Blibli.com ingin menjadi sponsor, maka sebaiknya dilakukan dengan proses yang semestinya dan menjunjung tinggi profesionalitas. “Tidak usah sampai ganti nama. Terlalu berlebihan,” ujar Imam.

Seperti diketahui, isu pergantian nama Istora Senayan menjadi Blibli Arena tengah santer dibicarakan. Pergantian nama tersebut rencananya dilakukan berbarengan dengan kejuaraan Indonesia Terbuka 2018 yang berlangsung pada 3-8 Juli mendatang.

Pihak Blibli.com, melalui Chief Executive Officer (CEO) Kusumo Martanto sudah mengklarifikasi bahwa rencana perubahan nama ini hanya bersifat sementara sesuai kesepakatan kontrak nanti.

Sumber: Jawapos.com