International Development Coach Tottenham Hotspur Anton Blackwood (kanan), pemain timnas perempuan Zahra Muzdalifah, dan Head of Brand and Communication Kathryn Monika Parapak saat membuka AIA Championship for Women di Elite Club Epicentrum, Jakarta, Selasa (2/10). (Berempat.com/Shandy)
Berempat.com

Berempat.com – PT AIA Financial (AIA) menunjukkan komitmennya terhadap dukungan pada pemberdayaan wanita di sepak bola dengan menggelar AIA Championship for Women. Turnamen ini akan berlangsung secara nasional pada 1 Desember 2018 mendatang.

Head of Brand and Communication AIA Kathryn Monika Parapak mengatakan, kompetisi ini diluncurkan untuk mengakomodasi minat perempuan terhadap sepak bola. Terutama sebagai wadah bagi perempuan dalam mengembangkan potensi mereka.

“Dengan kompetisi ini kami berharap dapat melihat lebih banyak talenta sepak bola wanita Indonesia berlaga di kancah nasional hingga internasional. Dan bisa menginspirasi lebih banyak wanita untuk berpartisipasi dalam olahraga, terutama sepak bola,” ujar Kathryn kepada awak media di Elite Club Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (2/10).

Pada kesempatan yang sama, turut hadir pemain tim nasional Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018 lalu, Zahra Muzdalifah. Zahra pun mengaku senang dengan adanya kompetisi AIA Championship for Women ini. Menurutnya, selama ini perempuan di Indonesia belum memiliki wadah untuk mengasah kemampuan di sepak bola.

“Kalo usia di bawah 17 tahun mungkin masih bisa gabung dengan tim cowok. Tapi kalo kayak aku, yang di atas 17 tahun itu udah sulit mau di mana karena FIFA kan nggak ngebolehin (perempuan masuk tim pria),” ungkap Zahra yang hari itu mengenakan jersey dengan nomor 12.

Zahra pun mengungkapkan, Indonesia menyimpan banyak potensi pesepak bola wanita yang menjanjikan. Namun, minimnya kompetisi sepak bola wanita membuat tak banyak potensi yang terlihat.

“Makanya aku seneng banget dengan adanya kompetisi ini,” imbuh pemain di posisi sayap ini.

Prestasi sepak bola wanita Indonesia sendiri tergolong bagus. Berdasarkan peringkat FIFA pada Juni 2018 lalu, Indonesia berada di peringkat 77 dunia.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria pun senada dengan Zahra. Ia mengapresiasi dukungan AIA terhadap sepak bola wanita di Indonesia dengan menghadirkan AIA Championship for Women.

“Inisiatif ini dapat membantu menemukan dan mengembangkan bakat sepak bola wanita Indonesia. Kami berharap kompetisi ini akan menginspirasi institusi lain untuk turut mendukung pesepakbolaan wanita di Indonesia,” ungkap Ratu dalam keterangan tertulis.

Menurut Ratu, Indonesia sendiri memiliki potensi besar dalam sepak bola wanita. Ia pun mengklaim bahwa PSSI terus berupaya dalam membina bakat-bakat sepak bola wanita melalui sejumlah program pelatihan, termasuk kerja sama dengan berbagai pihak.

Sebagai informasi, AIA Championship for Women ini merupakan kompetisi sepak bola wanita usia di atas 17 tahun yang berkonsep mini soccer.

Kathryn mengatakan, kompetisi ini terbuka untuk umum dan siapa saja boleh mendaftar. Pendaftaran sendiri telah dibuka hari ini sampai 16 November 2018 mendatang. “Mekanisme pendaftaran bisa dilihat melalui akun media sosial AIA,” terangnya.

Nantinya, dari kompetisi ini akan terpilih 16 wanita terbaik yang akan dibentuk ke dalam 2 tim untuk dibawa bertanding ke tingkat regional di Bangkok, Thailand pada Maret 2019. Apabila berhasil masuk ke final di Bangkok, tim wanita Indonesia akan melakoni partai final di markas Tottenham Hotspur di London, Inggris.

Sumber: Berempat.com

Berempat.com