Berempat.com

Sosialisasi Pemilu yang digelar Komisi Pilihan Umum (KPU) Jumat (5/10) pagi diketahui bahwa 31 juta pemilik e-KTP belum terdaftar dalam Daerah Pemilih Tetap (DPT).

Ssosialisasi yang dilaksanakan KPU berguna melindungi hak pilih masyarakat.

Dalam diskusi yg diikuti berbagai pihak mulai KPU, Bawaslu, DPR, LSM, Komnas HAM, Dukcapil dll, terungkap bahwa 31 juta orang yang punya KTP belum terdaftar dalam pemilih tetap (DPT).

Perwakilan dari DPR dari komisi 2 mempersoalkan hal ini. Lalu dijawab oleh pihak perwakilan dari Dukcapil dan KPU bahwa saat ini perbaikan data masih terus berjalan, dan batas waktunya sampai bulan November.

Jika DPT belum juga rampung, maka masyarakat yang memiliki KTP dipersilahkan memilih setelah pukul 12 siang.

Dalam diskusi tersebut dikhawatirkan bisa menjadi peluang kecurangan, dimana KTP palsu bisa bercampur dengan yang punya KTP asli, yaitu sama -sama
digunakan untuk mencoblos.

Pada kesempatan itu seluruh stakeholder yang hadir berharap KPU dan Dukcapil bisa menyelesaikan permasalahan DPT tersebut, sehingga meminimalisir nyoblos pakai KTP alasan belum masuk DPT.

Tak hanya itu, KPU juga disorot terkait DPT ganda. Hingga Jumat (5/10), KPU tinggal 1,2 juta DPT ganda dan terus akan diperbaiki.

Dalam kesempatan itu juga terungkap bahwa dari sekitar 250 ribu NAPI yang terdaftar dalam DPT baru 18 ribu.

Berempat.com