Berempat.com

Pasca kemunculan iklan capres nomor urut 1Jokowi-Ma’aruf pada Videotron di beberapa titik jalan protocol Jakarta saat Asian Games, kini pasangan Jokowi-Ma’aruf kembali muncul di Koran terbitan nasional.

Dalam iklan di koran tersebut, ditampilkan foto Jokowi-Ma’ruf, nomor urut pasangan calon, dan slogan ‘Jokowi-Ma’ruf Amin Untuk Indonesia’ serta ‘Jokowi-Amin Indonesia Maju’.

Selain itu, juga terdapat nomor rekening untuk menyalurkan donasi atas nama Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin. Iklan itu beredar pada Rabu (17/10).

Padahal iklan kampanye baru dapat dilakukan 21 hari sebelum masa tenang. Hal ini berarti iklan kampanye baru dimulai pada tanggal 24 Maret 2019

“Sedang didalami sebagai temuan, didalami oleh bagian tindak lanjut pelanggaran yang berpotensi melanggar,” ujar Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, di kantor Bawaslu, Jumat (19/10).

Fritz juga mengatakan berdasarkan Undang-undang 7 tahun 2017 Pasal 492 tentang Pemilu pelanggaran iklan kampanye dapat diberikan sanksi pidana dan denda.

“Setiap orang yang dengan sengaja melakukan Kampanye Pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU kabupaten/Kota untuk setiap Peserta Pemilu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 276 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama I (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Berempat.com