Foto: malangtoday.net
Berempat.com

Ada yang menarik terkait rencana pemaparan visi dan misi capres dan wapres yang akan digelar 9 Januari 2019.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan visi dan misi dapat disampaikan langsung oleh pasangan capres-cawapres atau tim sukses.

“Mau tim kampanyenya saja boleh, capres-cawapresnya boleh, yang penting masing-masing sepekat apa yang mau dihasilkan,” ujar Ketua KPU Arief Budiman.

Arief menegaskan, menurutnya hal terpenting yaitu kesepakatan masing-masing pihak. KPU dikatakan Arief akan memberikan waktu 2 jam untuk menyampaikan visi dan misi.

“KPU kan sudah memberikan rancangannya waktu itu, nanti masing-masing diberikan slot 2 jam. Mau siapa dulu silakan saja, mau dua-duanya tampil bareng silakan saja, yang penting bagi KPU apa yang diputuskan semuanya sepakat,” ujar Arief.

Menurutnya, KPU akan memfasilitasi kegiatan sosialisasi visi-misi dalam bentuk forum. Hal ini karena sosialisasi memerlukan waktu yang lebih panjang.

“Pokoknya bagi KPU begini, KPU memfasilitasi kegiatan sosialisasi penyampaian visi-misi karena kalau dalam forum sosialisasi lebih rileks, waktunya panjang tidak diatur dengan ketat,” tuturnya.

Sebelumnya, komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik mengatakan tujuan penyampaian visi-misi ialah memberikan pengenalan awal kepada masyarakat mengenai visi-misi sebelum digelarnya debat. Evi mengatakan pemaparan visi-misi pra-debat sudah dibahas dengan tiap timses, yaitu Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

“Hal ini ditujukan untuk memberikan pengenalan awal kepada masyarakat terhadap visi-misi paslon sebelum mengikuti debat. Agar ketika mengikuti acara debat masyarakat sudah mempunyai pengetahuan terhadap visi-misi, sebagai informasi awal. Dan hal ini sudah dibahas bersama tim kampanye paslon,” jelas Evi melalui pesan singkatnya (2/1).

Berempat.com