Berempat.com

Beredarnya isu surat suara yang telah tercoblos untuk paslon nomor urut 1 Jokowi Ma’arufdi 7 kontainer segera ditangani pihak kepolisian.

Polri memastikan menindak tegas penyebar hoaks tersebut. Tak main-main, pelaku diancam hukuman 10 tahun penjara akibat menyebarkan kabar bohong yang meresahkan masyarakat itu.

“Ini adalah penyebaran berita bohong (hoaks) yang diatur dalam undang-undang, ancaman hukumannya 10 tahun penjara,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (4/1).

Iqbal memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus hoaks surat suara tersebut hingga ke akar-akarnya.

Dia berjanji, kepolisian akan mengejar dan menindak tegas dalang atau aktor intelektual di balik kasus kabar bohong terkait Pemilu itu.

“Siapapun di balik ini kita akan proses hukum tegas,” ucap Iqbal.

Berempat.com