Berempat.com

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Surabaya yang dituangkan dalam berita acara Nomor 30/BA/K.JI-38/IV/2019, ditemukan selisih hasil penghitungan perolehan suara terhadap salah pengisian dan penjumlahan serta tanpa pengisian (kosong) pada formulir model C-KPU beserta kelengkapannya di tingkat TPS yang tersebar di Kota Surabaya. Karena itu, Bawaslu merekomendasikan penghitungan ulang suara Pemilu 2019.

“Ada sebanyak 8.146 TPS yang kami rekomendasikan penghitungan ulang, karena diduga adanya kecurangan berupa penggelembungan suara,” kata Ketua Bawasl Kota Surabaya Hadi Margo,

Rekomendasi tersebut berawal dari laporan lima partai politik di Kota Surabaya dan seorang caleg DPR RI atas dugaan terjadi kecurangan berupa penggelembungan suara pada ratusan tempat pemungutan suara saat penghitungan suara Pemilu 2019 ke Bawaslu Surabaya pada Rabu (20/4).

Lima parpol tersebut adalah DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya, DPC Partai Gerindra Surabaya, DPC Partai Hanura Surabaya, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Surabaya, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan caleg DPR RI dari Partai Golkar Abraham Sridjaja.

 

[wp-rss-aggregator source="4111" limit="3"]
Berempat.com