Berempat.com

Ada-ada saja tingkah polah para alumni Reuni 212 yang berlangsung, Minggu 2 Desember 2018 kemarin.

Ada yang datang dari daerah dengan berjalan kaki, konvoy dengan motor, menggunakan bis hingga carter pesawat.

Di sisi lain ada pula sekompok massa membawa rendang, bakakak ayam, nasi, lontong, roti yang dibagikan secara cuma-cuma untuk alumni 212.

Begitu juga dengan sekelompok wanita berjilbab lengkap dengan bisana putih ungu plus caping dan sapi lidi. Mereka mengaku pasukan bersih-bersih ini sengaja datang dari daerah ini akan beraksi jika ada sampah yang tercecer pasca acara berlangsung.

Yang menarik ada seorang pria dengan tas ransel menyematkan tulisan “Nggak bisa ngasih apa-apa, hanya bisa menerima sampah” tulis pria berbusana muslim putih lengkap dengan sorban dan peci. Di tangannya terdapat kantong sampah hitam.

Adapula yang menempelkan tuliasn di tas ranselnya: “Saya bawa jamu masuk angin, minyak angin, minyak kayu putih, obat luka, koyo, obat mag dll, silahkan ambil jika perlu.

Foto ini menjadi viral pasca diunggah pemilik akun facebook Ismiy Yasmeen Sutrisna Sani dengan quote membuat haru.

“Kita memang tak bisa menjadi ‘Abu Bakar Shiddiq’ yang akan selalu melindungi, membela dan membenarkan apa kata kekasihnya Rasulullah SAW.
Tapi kita bisa menjadi ‘Semut2’ Ibrahim. Hari ini kita berkerumun, besok kita berbaris yang rapi dan insyaa Allah kelak menjadi satu Kekuatan yang besar”.

Berempat.com