Berempat.com

Habib Bahar bin Smith langsung ditetapkan sebagai tersangka pasca di periksa untuk pertama kalinya. Habib Bahar dilaporkan kubu Jokowi karena dianggap menghina Jokowi sebagai Presiden dalam ceramahnya pada Januari 2017 lalu.

“Beliau ditetapkan sebagai tersangka,” ujar pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar, di gedung Bareskrim Polri, gedung KKP, Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Begitu cepatnya Habib Bahar menyandang status tersanka membuat publik menilai tidak adanya keadilan dengan begitu cepat Habib Bahar bin Smith tersangka sedangkan Bupati Boyolali Seno Samodro yang mengumpat Asu ke Prabowo belum diperiksa padahal sudah dilaporkan ke polisi.

“Belum lagi Abu Janda alias Permadi Arya yang sudah dilaporkan polisi belum diperiksa,” ungkap aktivis politik Rahman Simatupang, Jumat (7/11).

Kata Rahman, ketidakadilan yang diperlihatkan penguasa saat ini membuat rakyat Indonesia makin kuat untuk mengganti pemerintahan.

“Rakyat makin solid untuk menyuarakan ganti presiden 2019 karena faktanya hukum tidak adil di era Rezim Jokowi,” ungkapnya.

Rahman mengatakan, harusnya polisi menunjukkan ke publik sikap adil dengan memeriksa Bupati Boyolali dan jika perlu memberi status tersangka.

“Justru sikap polisi yang tidak adil ini merugikan pemerintahan Jokowi. Belum lagi kasus lain seperti Novel Baswedan,” pungkasnya.
Pengacara Habib Bahar bin Smith menyebut kliennya ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan status tersangka dilakukan usai penyidik Bareskrim melakukan pemeriksaan.

Berempat.com