Berempat.com

Masih segar dalam ingatan beberapa bulan lalu publik sempat dihebohkan dengan penemuan e-KTP yang jatuh dari mobil bak terbuka di kawasan Kemang, Semplak, Bogor. Belum reda kasus e-KTP tersebut pekan masih di pekan ini ditemukan penjualan blanko e-KTP hingga jasa pembuatan e-KTP palsu.

Kini kasus e-KTP tercecer kembali mewarnai media pemberitaan. Sekarung edi dekat persawahan Duren Sawit, Jakarta Timur. Sebanyak 1.706 e-KTP e-KTP ini ditemukan anak-anak yang sedang bermain bola di Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit. Ketua Rukun Warga (RW) 11 yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Sekitar pukul 13.30 WIB, anak-anak kecil lagi main bola, lalu nemuin karung. Namanya anak-anak, pas dikeluarin isinya, ternyata e-KTP tapi sudah pada expired, sudah habis masa berlakunya. Ada yang berlaku tapi tinggal 1-2 bulan lagi.

Peristiwa penemuan e-KTP ini kemudian dilimpahkan ke Polres Jaktim. “Dilimpahkan ke Polres Jaktim, tapi akan diselidiki,” kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Parlingungan Sutasuhut di kantornya, Jakarta Timur, Sabtu (8/12).

Pihak yang membuang e-KTP sedang diusut pihak kepolisian, seperti yang diminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedam. Anies meminta kasus ini diserahkan ke pihak berwenang agar langsung ditindaklanjuti. Bukan tanpa sebab Anies meminta kasus ini segera ditindaklanjuti.

“Ya laporkan saja kepada aparat penegak hukum karena ini problemnya sudah masuk pada wilayah ranah hukum. Jadi ini semua sudah menjadi perhatian,” kata Anies, Sabtu (8/12).

Berempat.com